MARI MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA MELALUI KEGIATAN MARKET DAY DI SEKOLAH DASAR!

MARI MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA MELALUI KEGIATAN MARKET DAY DI SEKOLAH DASAR!

Oleh

Sofyan Nur Mahardhika

Dizaman yang sudah sangat maju ini, kita sebagai manusia perlu dan harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan. Agar kita mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut kita perlu mengetahui dan menguasai berbagai keterampilan tambahan yang dapat kita pahami dan kuasai. Dari berbagai keterampilan yang dapat kita pelajari, terdapat salah satu keterampilan yang bisa kita pelajari untuk meningkatkan dan menambah kemampuan kita dalam bidang ekonomi. Keterampilah tersebut adalah keterampilan berwirausaha. Kewirausahaan  sendiri    merupakan kegiatan dalam bidang usaha dimana dalam berwirausaha seseorang akan menanggung seluruh  resiko dari pekerjaan yang dia jalankan, pekerjaan yang dijalankan sendiri biasanya berupa  penciptaan sesuatu yang baru baik dalam bentuk barang maupun jasa yang nantinya akan  dipasarkan sendiri oleh orang tersebut

Wirausaha dapat dilakukan oleh siapa saja tidak memandang latar belakang. Selama kita mau dan mampu mempelajarinya maka kita dapat melakukan kegiatan wirausaha tersebut. Wirausaha bahkan dipandangan sebagai cara utama untuk mengurangi angka kemiskinan atau pengangguran sebuah negara. Wirausaha dapat dikenalkan dimulai dari usia dini dan diterapkan dalam sebuah Pendidikan di sekolah. Mayoritas   program   Pendidikan pada   saat   ini   hanya   berorientasi   pada penguatan   materi   kognitif   pengetahuan   saja.   Sementara   nilai-nilai dan keterampilan   yang terkait  dengan  kewirausahaan  kurang  mendapat  perhatian,  meskipun ada  tapi  masih  sangat  terbatas.   Hal  ini  dapat  mengakibatkan  minimnya kesempatan  bagi  siswa  untuk  belajar  secara  langsung  mengenai  bisnis,  pengelolaan  finansial,  dan keterampilan  berkomunikasi  yang  diperlukan  dalam  dunia  wirausaha. 

Oleh     karena     itu, menumbuh kembangkan  keterampilan dalam berwirausaha  dapat dijadikan sebagai salah  satu  solusi . Bahkan wirausaha ini dapat dijadikan sebagai keterampilan tambahan yang perlu ditanamkan kepada siswa. Hal ini dikarenakan lembaga  pendidikan  tidak  hanya  bertugas  melahirkan  banyaknya lulusan, akan tetapi terdapat tugas lain dari lemabaga Pendidikan adalah seberapa besar lulusannya itu bisa berkontribusi   untuk   masyarakat   dan   mampu   menghadapi   tantangan   di masyarakat.juga. Sehingga dalam penerapannya siswa sekolah dasar sangat memungkinkan untuk dapat mengetahui konsep wirausaha ini atau bahkan mempraktikannya dengan cara yang sederhana. Sekolah  dasar  yang  merupakan  jenjang  pendidikan  formal  yang  lebih  rendah diharapkan  dapat  memberikan  pendidikan  kewirausahaan  kepada  siswa.  Pendidikan kewirausahaan sejak dini melatih siswa untuk berpikir seperti pengusaha untuk membekali mereka dalam berwirausaha di masa depan. Untuk itu, siswa memerlukan suatu kegiatan  dimana  mereka  dapat  dengan  bebas  mengungkapkan  ide-idenya  guna mengembangkan karakter percaya diri, pekerja keras, berani mengambil resiko dan berpikir kritis. 

Kurikulum sebagai sumber utama yang digunakan oleh guru untuk mengembangkan sebuah kegiatan pembelajaran memiliki peran penting. Sehingga dalam hal ini antara pembelajaran dengan kurikulum harus memiliki tujuan yang sama. Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang berlaku saat ini adalah kurikulum yang digunakan saat ini yang menekankan profil pelajar Pancasila sebagai pencapaian jangka panjang. Dalam perkembangannya, melalui Permendikbud 22 /2020 tentang Sumber Daya Manusia Unggul yang diharapkan dalam kurikulum merdeka adalah siswa mengalami Pendidikan sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang kemudian dikenal dengan Profil Karakter siswa Pancasila yang memiliki enam dimensi yang mendukung pencapaian profil Pelajar Pancasila, antara lain ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, keragaman global, tanggung jawab, gotong royong, berpikir kritis, dan kreativitas (Rusnaini, 2021 : 230).  Untuk mencapai karakter tersebut pemerintah dalam hal ini kementrian Pendidikan dan kebudayaan mencanangkan sebuah bentuk pembelajaran yang dinamakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Didalam P5 ini terdapat empat tema untuk jenjang PAUD dan delapan tema untuk SD-SMK dan sederajat yang dikembangkan berdasarkan isu prioritas dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035, Sustainable Development Goals, dan  dokumen lain yang relevan (Pusat Asesmen dan Pembelajaran, 2021). Dalam penerapannya di lingkungan sekolah dasar, terdapat salah satu tema yang dapat dipilih yaitu tema kewirausahaan. Dalam tema kewirausahaan ini Siswa mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuh kembangkan. Siswa juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat,menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas. 

Untuk dapat mengaplikasikan tema ini kedalam sebuah kegiatan pembelajaran, guru perlu mencari metode yang efektif yang dapat serta mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Untuk memulai mengenalkan kewirausahaan guru dapat memilih kegiatn market day di kelas ataupun di sekolah. Kegiatan Market Day, dapat menjadi solusi  yang  efektif  untuk  membangun  jiwa  wirausaha  siswa. Market  Day  dinilai dapat memberikan  kesempatan kepada siswa untuk mencoba berbagai peran dalam menjalankan bisnis dalam skala yang lebih kecil, seperti merancang produk  atau  jasa,  berinteraksi  dengan  pelanggan,  menentukan  harga,  dan  mengelola  keuangan. (Boldureanu,  G.,  dkk.,  (2020). 

Dengan kurang ditanamkannya  karakteristik-karakteristik  wirausaha  sejak  dini  melalui  pelaksanaan Market  Day,  siswa diharapkan  dapat  membawa  jiwa  wirausaha  tersebut  dalam  kehidupan  mereka  di masa depan. Jiwa wirausaha yang sudah tertanam sejak dini dapat membantu siswa untuk menjadi individu yang mandiri, kreatif, adaptif, dan memiliki kemampuan menghadapi tantangan dalam dunia kerja dan bisnis (Halizah, F. N., 2020). Selain itu, melalui  kegiatan  ini,  siswa  dapat  memperoleh  pengalaman secara  langsung dalam  menyelesaikan masalah  dan  mengembangkan  keterampilan  yang  relevan  dengan  dunia  bisnis. yang  pada  akhirnya dapat memberikan  pengalaman  berharga  dalam  mengembangkan  keterampilan  yang relevan  dengan  dunia  bisnis.  Dalam  proses  ini,  siswa  dapat  belajar  untuk  mengatasi  hambatan, mengembangkan   kreativitas,   berkomunikasi   dengan   pelanggan,   bekerja   dalam   tim,   mengelola keuangan,   dan memahami   konsep   dasar   tentang   merancang   produk   atau   jasa (Alizadeh,   S., Khoshnoud,  M.,  &  Ghasemi,  A.,  2020).  Semua  ini  merupakan kompetensi  penting  yang  dapat diterapkan dalam situasi nyata di dunia wirausaha di masa depan. Dengan demikian melalui kegiatan market day yang dilakukan di kelas dapat menanamkan dan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai nilai-nilai dan pemahaman tentang kewirausahaan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Alizadeh, S., Khoshnoud, M., & Ghasemi, A. (2020). Entrepreneurship Education through the  Implementation of a Market Day Event: An Empirical Study. Journal of Entrepreneurship Education, 23(4), 1-13.

Boldureanu, G., Ionescu, A. M., Bercu, A. M., Bedrule -Grigoruță, M. V., & Boldureanu, D.(2020). Entrepreneurship education through successful entrepreneurial models in higher education institutions. Sustainability, 12(3), 1267.

Halizah, F. N. (2020). Nilai Karakter Islami Dalam Pendidikan Kewirausahaan (Studi Deskriptif Pada Program Market Day Di Sd It Bina Insan Cendikia Cimahi).

Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud. (2021).

Rusnaini, Rusnaini, Raharjo Raharjo, Anis Suryaningsih, and Widya Noventari, ‘Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Siswa’, Jurnal Ketahanan Nasional, 27.2 (2021), 230


Jl. Terusan Jendral Sudirman, Cimahi 40526, Provinsi Jawa Barat, 40521

Lokasi